Home » » Pengalaman Rontgen di Rumah Sakit, Berikut Persiapan dan Biayanya

Pengalaman Rontgen di Rumah Sakit, Berikut Persiapan dan Biayanya

Jika Anda mencari informasi terkait biaya rontgen atau persiapan apa sebelum rontgen, maka saya pun pernah mencarinya. Berawal dari sakit batuk yang tak kunjung sembuh, saya kemudian memeriksakan diri ke dokter umum dan disarankan untuk rontgen (ronsen) untuk mengetahui kondisi paru-paru ini. Dari situ kemudian saya bertanya-tanya berapakah biaya rontgen dan bagaimana persiapannya, cari-cari di mbah gugel dan ternyata mengejutkan ada yang bilang biayanya 1 jutaan di rumah sakit atau sekitar ratusan ribu di puskesmas. Namun demi kesembuhan saya pun memberanikan diri untuk rontgen di rumah sakit umum daerah.

Tiba di rumah sakit umum daerah (RSUD) Prambanan, daftar dan tidak ada biaya administrasi untuk pasien baru, alhamdulillah. Namun ternyata tidak bisa langsung rontgen karena harus ada pengantar dari dokter. Sehingga saya periksa lagi ke dokter umum di rumah sakit tersebut untuk kemudian meminta pengantar rontgen. Periksa dokter umum biayanya 15.000, kemudian lanjut rontgen.

Persiapan Rontgen / Ronsen

Sebelum rontgen ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Jika rontgennya berkaitan dengan usus atau penyakit di perut nanti harus puasa sebelum rontgen dan diberi obat cairan yang disuntikkan atau dimasukkan lewat dubur. Namun yang paling umum untuk persiapan rontgen hanyalah puasa seperti saya. Ketika rontgen kebetulan pas bulan ramadhan/puasa sehingga langsung bisa rontgen.


Biaya Rontgen

Sebelum rontgen harus bayar terlebih dahulu, dan ini lah bagian yang saya tunggu-tunggu. Namun saya terkejut karena ternyata biaya rontgen atau ronsen hanya 60.000 saja. Yang semula saya kira sampai ratusan ribu bahkan 1 jutaan ternyata hanya 60.000 dan itupun menggunakan pasien umum bukan BPJS dan semacamnya.

Proses Rontgen

Jadi masuk ruang radiologi, disana sudah ada perawat yang menunggu dan langsung disuruh lepas baju atasan dan menghadap alat rontgen. Dada bagian paru-paru ditempelkan di alat rontgen kemudian ada aba-aba dari perawatnya dan diharuskan menarik nafas panjang lalu menahannya, jepret, dan selesai proses rontgen.
Selesai rontgen tidak langsung bisa pulang, karena harus menungu hasilnya dulu. Sekitar 20 menit kemudian hasil rontgen diserahkan ke pasien dan dibawa ke dokter umum tadi untuk dianalisa dan diberi tindakan selanjutnya.


Balik lagi deh ke ruang dokter umum dan menyerahkan hasil rontgen, dari situ diketahui saya sakit bronkitis ringan, kumannya ada di dahak batuknya itu, jadi obat yang diberi adalah obat untuk mengeluarkan dahaknya dan akan sembuh setelah paru-paru bersih dari dahak, biaya obatnya 30.000.


Jadi itulah pengalaman rontgen saya pertama kali di rumah sakit umum daerah. Terbilang murah karena jika ditotal biaya periksa dokter umum, rontgen, dan obat adalah 115.000, cukup lega. Ya demikianlah semoga Allah menyembuhkan penyakit ini. Aamiin..

1 komentar: