Home » » Alur Pendaftaran CPNS dan Strategi Agar Lulus CPNS

Alur Pendaftaran CPNS dan Strategi Agar Lulus CPNS

Bismillah, masih menyambung cerita dari artikel sebelumnya tentang pengalaman dan strategilulus tes CPNS 2018, kali ini saya [masih] akan membahas pengalaman mengikuti tes CPNS namun berdasarkan alur dari mulai pendaftaran sampai lolos menjadi CPNS.

Tahun 2018 adalah tahun dimana pemerintah membuka lowongan CPNS besar-besaran setelah moratorium CPNS selama beberapa tahun, dan alhamdulillah pada tahun 2018 tersebut formasi terbanyak diantaranya adalah untuk guru. Hampir semua jurusan untuk keguruan dibuka pada pendaftaran CPNS tahun 2018, saya pun termasuk salah satu yang berkesempatan mendaftar CPNS 2018. Mungkin sebagian besar pembaca blog saya ini sudah pada tahu bagaimana alur pendaftaran CPNS –secara pasti banyak yang daftar CPNS kemarin-. Saya akan menceritakan pengalaman ini disertai beberapa strategi yang saya lakukan sehingga alhamdulillah saya lolos CPNS 2018. Baik langsung saja berikut ini alur pendaftaran CPNS 2018 yang berbasis CAT.

Cari Info seputar CPNS dari Lembaga Resmi

Negara kita ini masih membudaya informasi-informasi hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan parahnya lagi informasi hoax tersebut begitu mudahnya dishare tanpa adanya tabayun terlebih dahulu perihal kebenarannya. Lalu apa hubungannya? Hubungannya adalah, ketika ada informasi pendaftaran CPNS, plis cari tahu sumbernya. Dan sangat saya sarankan untuk mencari tahu informasi seputar CPNS melalui birokrasi/lembaga resmi penyelenggara tes CPNS yaitu BKN (Badan Kepegawaian Negara) atau Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), cari tahu informasi seputar seleksi CPNS lewat 2 lembaga / kemeterian itu, websitenya ada, sosmednya juga ada mulai dari twitter, facebook, dll. Admin sangat update beritanya. Dari pada anda membuka google dan mendapat berita yang katanya dan katanya. Cari info langsung dari sumbernya agar tidak mudah termakan hoax. Tahun 2019 ini aja banyak artikel di google yang mengatakan pemerintah akan membuka lagi cpns tahun 2019 besar-besaran, ternyata hanya untuk daaerah-daerah yang pada atahun 2018 sempat tertunda tes cpns nya. Begitulah cara kerja media kita, judul dibuat heboh lalu dicopy orang lain ditambah-tambah hingga menjadi berita yang melenceng jauh dari kebenaran. Ingat ya: cari info langsung dari sumbernya BKN atau KEMENPAN RB.  Jika sudah mendapat info valid, catat tanggal pendaftarannya dan apa saja syaratnya.

Persiapkan berkas sedini mungkin

Setelah tahu apa saja syarat pendaftaran CPNS, segera persiapkan berkas-berkasnya sesuai dengan persyaratan yang diminta, jangan menunda-nunda. Saya bahkan menyiapkan SKCK dari kepolisian sejak saya PPG (sekitar 4 bulan sebelum pendaftaran CPNS dibuka), alhasil ketika pendaftaran CPNS dibuka di polres antrinya masyaAllah ratusan orang tiap hari pada buat SKCK, itu strategi saya. Ijazah dan dokumen lainnya pun sudah saya siapkan jauh sebelum pembukaan CPNS, kecuali tes kesehatan. Untuk tes kesehatan bisa kita datang ke rumah sakit daerah dan usahakan satu hari semua jadi: tes kesehatan jasmani, rohani, dan NAPZA.
Intinya untuk persyaratan pendaftaran ini yang dibutuhkan adalah NIAT kita untuk bergerak mengumpulkan berkas dan KETELITIAN, banyak teman saya tidak lolos seleksi administrasi hanya karena masalah sepele, misal: dokumen yang diupload melebihi ketentuan (lebih dari 600 kb), alhasil tidak lolos seleksi administrasi. Ini nyesek banget, hanya kurang teliti tapi fatal akibatnya. Konon katanya di seleksi administrasi ini yang bekerja adalah robot, ketika ukuran dokumen yang diupload tidak sesuai ketentuan ya langsung ditolak. Maka dari itu TELITILAH, perhatikan apa syaratnya, bagaimana urutan menyusun dokumennya, berapa ukuran dokumen yang diupload, dll.
Kalau semua dokumen yang kita unggah memenuhi syarat dan sesuai ketentuan pasti dijamin lolos seleksi administasi. Jangan lupa selalu update info pengumuman CPNS dan terus berdoa

Seleksi administasi lolos, lega...

Persiapan TES SKD (Seleksi Kompetensi Dasar)

Tes CPNS menggunakan sistem CAT / komputer, jadi bagi anda yang –mohon maaf- belum terbiasa tes melalui komputer, belajarlah terlebih dahulu, banyak aplikasi CAT  di google yang dapat diunduh dan diinstal di laptop. Jangan sungkan untuk meminta bantuan atau belajar pada yang bisa. Persiapan materi untuk SKD usahakan jangan mepet. Saya 1 tahun lebih belajar materi-materi SKD (TIU, TWK, TKP) karena melihat animo pelamar CPNS yang mencapai ribuan sementara yang diterima hanya segelintir orang, maka berlarilah saat orang lain tidur, belajar ketika orang lain masih melamun.

TKD ini terdiri dari 3 materi; tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). Semuanya penting untuk dipelajari, cari materi dari buku yang bisa anda beli di toko buku (ya iyalah masak toko bangunan), dari internet, aplikasi, dll.


Tes SKD ini menentukan tahap berikutnya yaitu SKB, dan SKD ini menjadi ajang pembant4ian ribuan orang.. wkwk. Lihat saja di formasi yang saya lamar ada 40an peserta sedangkan yang diterima hanya 2. Dan alhamdulilah hanya saya yang lolos tes SKD –berkat kemudahan dari Allah-. Tapi jangan lupa bahwa dibalik hasil yang kita inginkan pasti ada sesuatu yang harus kita korbankan, yup! Belajar yang kontinyu dan terus berdoa di waktu mustajab. Berapa jam saya belajar CPNS? Karena saat saya tes CPNS saya juga mempunyai bayi yang harus diperhatikan –ceritanya bapak-bapak sayang anak sayang istri- maka saya ambil waktu belajar jam 3 pagi sampai shubuh, percaya deh waktu pagi adalah waktu yang paling enak untuk belajar apalagi setelah ibadah tahajud. Anda harus rela mengorbankan waktu untuk belajar yang kontinyu, jangan anget-anget t4i cicak. Kalau males ingat bahwa sainganmu saat ini sedang belajar dan lebih giat dari dirimu!

Saya 1 bulan menjelang tes SKD selalu berlatih menggunakan aplikasi CAT CPNS untuk menguji skor SKD saya, dari situ kita juga melatih mental kita ketika menghadapi tes yang sesungguhnya.
Lolos tes SKD? Next....

Persiapan Tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang)

Seleksi kompetensi bidang ini untuk menguji kelimuan pada bidang anda, kalau guru soalnya 40% pedagogi dan 60% sesuai jurusan kita masing-masing. Untuk masalah ini mungkin anda-anda yang 4 tahun kuliah sudah banyak belajar tentang materi pedagogi dan materi kejuruan. Tinggal mengulang saja.
Kabar gembiranya, bagi yang punya sertifikat pendidik untuk tes SKB ini akan mendapat point penuh jadi seolah-olah tidak perlu tes, tapi tetap harus datang. Saya alhamdulillah punya sertifikat pendidik namun begitu saya tetap belajar agar nilai hasil tes SKB saya tidak ‘mengecewakan komputer’.. wkwk. Saingan anda di TKB ini hanya sedikit, 3 x jumlah formasi. Jika formasi yang dibutuhkan 1 maka hanya ada 3 orang saja yang ikut TKB.

Pada tes CPNS 2018 karena banyak yang tidak lulus SKD, maka ada kebijakan dari panselnas bahwa sisa kuota diambil dari peringkat terbaik. Contoh di instansi saya sendiri yang mana kuota atau formasinya untuk 2 orang tapi yang lulus SKD hanya saya seorang, maka 1 kuota/ formasi diambil 3 peringkat terbaik yang disebut P2L, sedangkan saya P1L (lulus berdasarkan passing grade). Aman? Ya merasa aman tapi saya tetap mengikuti prosedur walaupun sudah memegang 1 tiket formasi tanpa saingan lagi (ibarat kata tinggal merem). Saya tetap ikut SKB, dan semua alur tetap saya ikuti.
SKB lolos? Lanjut...

Pengumuman Akhir dan Pemberkasan

Dag dig dug dueeer rasanya menunggu pengumuman akhir, walaupun saya sudah pegang 1 tiket P1L tapi rasanya mendapat pengumuman akhir seperti mendapat jawaban calon istri untuk menikah wkwk.. pengumuman akhir alhamdulillah lulus tinggal persiapan pemberkasan. Di sini kuncinya kembali seperti saat mendaftar CPNS pertama kali: persiapan sedini mungkin (jangan mepet) dan teliti!. Segala syarat untuk pemberkasan disiapkan jauh hari karena jarak antara pengumuman dan batas akhir pengumpulan berkas hanya kurang lebih 10 hari. Bagi saya yang lama adalah tes kesehatan karena banyak orang yang pemberkasan. Saya sendiri 3 hari untuk tes kesehatan di RSUD Kota Jogja / RS Wirosaban Jogja. Tes kesehatannya lebih lengkap dari pada tes ketika pendaftaran CPNS pertama dulu. Selengkapnya tentang tes kesehatan silahkan dibaca artikel saya yang berjudul pengalamantes kesehatan CPNS untuk pemberkasan.

Menunggu SK CPNS Keluar

Ini yang menurut saya paling melelahkan, kenapa? Karena lama... 2 bulan lebih saya menunggu SK CPNS keluar, kuncinya sabar dan selalu pantau medsos instansimu. Karena segala hal pasti akan disampaikan lewat medsos, dan gabung juga grup wa/ telegramnya.
Sampai artikel ini dibuat saya masih menunggu SK CPNS yang mulai ada titik terangnya (mungkin minggu ketiga bulan maret ini sudah keluar), tes kesehatan akhir bulan desember, pemberkasan awal januari baru minggu ketiga maret ini mulai ada titik terang.

Begitulah alur pendaftaran CPNS yang penuh kejutan. Anda punya cerita sendiri tentang CPNS? Yuk sharing di kolom komentar di bawah ini guys!

UPDATE

SK akhirnya diserahkan minggu-minggu akhir bulan maret

0 komentar:

Posting Komentar